PURBALINGGA (15/11/2025) – Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik dan kualitas lulusan, SMKN 2 Purbalingga menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) dengan tema “Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning dan Penguatan Karakter Lulusan”. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 12 hingga 15 November 2025, dan diikuti oleh seluruh guru SMKN 2 Purbalingga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program bantuan SMK Pusat Keunggulan Skema Pembelajaran Mendalam. Kepala SMKN 2 Purbalingga, Bapak Sigit Priyambodo, S.Pt., M.P., dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi metode pembelajaran untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Hari Pertama: Strategi Deep Learning dan Media Interaktif
Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX, Ibu Dr. Nikmah Nurbaity, S.Pd., M.Pd., B.I. Dalam sesi materi pertama, beliau memaparkan “Strategi Penerapan 8 Dimensi Profil Lulusan di Lingkungan SMK”, yang menjadi landasan dalam membentuk kesiapan mental murid bersaing di dunia kerja.
Materi dilanjutkan oleh Pengawas Sekolah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Ibu Dr. Yuli Rifiani, M.Pd., yang mengupas tuntas format perangkat pembelajaran mendalam (Deep Learning). Sesi hari pertama ditutup dengan materi implementatif mengenai “Penerapan Media Pembelajaran Interaktif” yang disampaikan oleh narasumber internal, Bapak Fajar Dwi Pamuji, S.Pt., sebagai bentuk pengimbasan pelatihan teknologi yang telah diikutinya.


Hari Kedua: Bedah RPP dan Peran Guru Wali
Memasuki hari kedua, fokus kegiatan beralih pada praktik teknis penyusunan perangkat ajar. Hadir sebagai narasumber, Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX, Ibu Muginah, S.Pd., M.Pd.. Agenda utama diisi dengan analisis dan peer review (telaah sejawat) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis Deep Learning.
“RPP itu seperti peta perjalanan belajar. Agar murid sampai ke tujuan pembelajaran yang bermakna, petanya harus jelas,” ujar narasumber. Selain bedah RPP, Ibu Muginah juga memberikan sosialisasi mengenai peran strategis Guru Wali sebagai pembimbing dan panutan bagi murid, bukan sekadar administrator kelas.


Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut
Rangkaian IHT ditutup pada hari terakhir dengan penguatan komitmen dari seluruh peserta. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Styawan Umar Hadi, S.Pd., menyampaikan bahwa hasil dari IHT ini, berupa dokumen RPP yang telah direvisi, akan digunakan sebagai bahan pada kegiatan sarasehan lanjutan.
Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan para guru SMKN 2 Purbalingga mampu menerapkan strategi pembelajaran yang lebih mendalam, sehingga melahirkan generasi lulusan yang adaptif, kompeten, dan berkarakter mulia.

